Lautan Susu sampai Lingkaran Bawah Air, 10 Misteri dan Fenomena Aneh di Samudra

Lautan Susu sampai Lingkaran Bawah Air, 10 Misteri dan Fenomena Aneh di Samudra

Lautan Susu sampai Lingkaran Bawah Air, 10 Misteri dan Fenomena Aneh di Samudra

Lautan memiliki kandungan misteri besar di kedalamannya. Meski banyak yang sudah dijelaskan oleh para ilmuwan dan analis, masih ada lebih dari satu fenomena aneh berasal dari samudra yang masih menjadi teka-teki, belum terjelaskan dan membuat penasaran.

Sejumlah di pada fenomena lautan misterius sudah dilihat dan dialami oleh para pelaut di seluruh dunia. Kendati demikian, beragam misteri di samudra yang tidak sanggup dijelaskan menjadi subjek diskusi dan debat yang menarik.

Berikut ini 10 fenomena aneh berasal dari samudra baik yang teratasi maupun belum, tapi menjadi topik tenar di kalangan analis, dikutip berasal dari Marine Insight, Selasa (5/12/2020):
1. Fenomena Milky Sea (Laut Milky)

Milky Sea mengacu terhadap pancaran unik seperti susu di perairan Samudra Hindia. Fenomena ini terjadi gara-gara aksi bakteri bercahaya dan terhadap gilirannya, membuat air menjadi biru, yang bersama dengan mata telanjang kelihatan berwarna putih susu didalam kegelapan.

Fenomena Milky Sea sudah didokumentasikan dan ada sepanjang lebih berasal dari empat abad.
2. Bioluminescence

Bioluminescence (Bioluminesensi) adalah cahaya yang dihasilkan makhluk laut sebagai mekanisme pertahanan.

Bahan kimia spesifik didalam tubuh makhluk itu saat diimbangi bersama dengan oksigen atmosfer menghasilkan munculnya cahaya.
3. Konvergensi Laut Baltik dan Laut Utara

Fenomena kelautan ini sudah menjadi topik yang amat diperdebatkan. Titik konvergen Utara dan Laut Baltik terjadi di Provinsi Skagen di Denmark. Namun, gara-gara tingkat kepadatan perairan laut yang berbeda, perairan laut senantiasa terpisah atau seperti terbelah walau terjadi konvergensi.

Fenomena lautan ini terhitung disebutkan didalam Al-Qur’an.

4. Fenomena Uap di Laut Hitam

Fenomena ini terhitung disebut sebagai sea smoke, uap yang muncul berasal dari Laut Hitam disebabkan gara-gara kelembapan air samudra yang berlawanan bersama dengan kesejukan angin di atas permukaan air.

Selain menyatakan misteri lautan di balik uap yang naik berasal dari Laut Hitam, para ahli terhitung sudah memperlihatkan bahwa fenomena berikut lumayan umum terjadi terhadap badan air yang lebih kecil.
5. Fenomena Green Flashes atau Cahaya Kilat Hijau

Fenomena green flashes terjadi selagi matahari terbenam dan terbit. Biasanya cuma muncul lebih dari satu detik, kilatan hijau berikut adalah hasil berasal dari pengaruh prismatik alami berasal dari atmosfer Bumi.

Saat matahari terbenam dan terbit, cahaya yang dipancarkan matahari menyimpang menjadi lebih dari satu warna, yang muncul bersama dengan memancarkan lampu kilat hijau.
6. Anomali Laut Baltik

Anomali Laut Baltik secara tidak sengaja ditemukan oleh tim ahli selam terhadap tahun 2011. Para penyelam menemukan entitas melingkar setebal 60 meter hampir di kedalaman 90 meter di Laut Baltik.

Sebuah trek sepertinya mengarah ke entitas, yang diukur oleh para penyelam lebih kurang 300 meter.

Meskipun beragam ilmuwan sudah beri tambahan arahan yang tak terhitung banyaknya berkenaan asal-usul entitas, anomali Laut Baltik masih senantiasa menjadi keliru satu intrik dan misteri laut dunia yang belum terpecahkan.

7. Fenomena Brinicle

Fenomena ini terjadi saat air asin pekat yang muncul berasal dari didalam es beku yang terbentuk di atas permukaan laut merembes ke kedalaman air. Namun, begitu garam pekat masuk ke bawah permukaan air, gara-gara sistem alami ia membeku dan terbentuklah brinikel.

Brinicle atau brinikel terjadi di perairan samudra yang dingin di lebih kurang kutub.

Banyak yang menyebutnya sebagai tornado es bawah laut atau jari dingin kematian, lainnya stalaktit es dan kristal bawah laut.
8. Fenomena Red Tide

Terjadinya red tide secara tekhnis disebut sebagai ‘Algal Blooming’ oleh para ilmuwan.

Fenomena lautan ini terjadi saat terjadi pertumbuhan atau mekarnya alga yang pesat di perairan samudra. Kehadiran red tide amat berbahaya gara-gara alga ini sanggup berakibat fatal bagi burung, hewan, dan apalagi manusia.
9. Sea Foam (Busa Laut)

Laut yang berbusa disebabkan oleh masalah organisme yang ada di permukaan air, gara-gara aksi pasang surut yang konstan.

Atau, didalam masalah tertentu, busa laut terhitung sanggup disebabkan gara-gara masalah yang disebabkan oleh kegiatan manusia seperti membuang limbah beracun ke perairan laut.
10. Crop Circle Bawah Air

Pernah diakui sebagai objek bersama dengan intrik tinggi, crop circle atau sebentuk lingkaran di bawah air sudah dijelaskan sebagai demonstrasi kreatif pencarian ikan buntal untuk menemukan pasangannya.

Crop circle ini punya lingkar lebih berasal dari enam kaki atau lebih kurang 1,8 meter. Sering dihiasi bersama dengan cangkang dan barang dekoratif lainnya yang ditemukan di dasar laut.

Crop circle bawah air ditemukan di bawah perairan pulau Jepang Anami Oshima. Beberapa beranggap misteri lautan ini sebagai karya alien.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*