Awas, Wanita Lebih Rentan Resiko ‘Kesurupan

Awas, Wanita Lebih Rentan Resiko ‘Kesurupan

Awas, Wanita Lebih Rentan Resiko ‘Kesurupan

Kesurupan, adalah tidak benar satu momen mistis yang sering berlangsung di Indonesia dan beraneka negara Asia yang masih kental unsur tradisinya. Umumnya, yang lebih sering jadi korban kesurupan adalah para wanita.

Saat kesurupan, seorang wanita dapat memberontak dan berteriak-teriak bersama suara dan tingkah laku yang mirip sekali tak mencerminkan dirinya. Mungkin Anda sering melihat tayangan berita yang perlihatkan remaja perempuan di sekolah atau wanita-wanita di area kerja yang jadi korban kesurupan massal.

Mengapa Wanita Rentan Dengan Kesurupan?

Sebenarnya tidak cuma wanita, pria dan anak-anak pun dapat terkena resiko kesurupan. Namun kesurupan sesungguhnya terkait bersama kondisi asumsi seseorang. Wanita pada dasarnya punyai tingkat stres, sensitivitas dan kondisi tubuh yang lebih tidak stabil dibanding pria.

Pada kondisi layaknya ini, wanita lebih ringan terpengaruh dan punyai tameng yang terlampau lemah. Jadi, usahakan Anda selalu dalam konsentrasi yang cukup dan jangan terlampau memikirkan suatu hal hingga membuat Anda kehilangan kendali.

Kesurupan Disebabkan Oleh Makhluk Gaib?

Saat mendengar berita kesurupan, kita akan teringat pada makhluk gaib. Terutama para penunggu yang kebanyakan diakui sebagai penyebab terjadinya kesurupan. Para penunggu di sana akan merasuki barang siapa yang tengah melamun atau kosong pikirannya, lalu berkata melalui orang tersebut.

Semakin menegaskan kala orang yang dirasuki seolah bukan jadi dirinya. Suaranya berubah, gerakannya tak tertangani dan membuat kita gelisah ketakutan. Hal itu apalagi dapat menular pada banyak orang di sekitarnya.

Secara spiritual, kondisi berikut dapat saja berlangsung karena ada problem berasal dari dunia lain. Namun dunia medis pun mengemukakan bahwa kesurupan sesungguhnya terkait bersama kondisi fisik supaya dapat disembuhkan bersama pengobatan. Hal ini mungkin dapat dipahami, karena dalam tubuh yang tengah sehat, kebanyakan asumsi termasuk lebih berkonsentrasi dan tahan pada problem layaknya halusinasi dan sebagainya.

Pencegahan dan Penanggulangan

Untuk menghambat terjadinya kesurupan pada Anda maupun keluarga, usahakan untuk selalu menciptakan iklim sosial yang baik. Komunikasi dan juga nutrisi spiritual kudu Anda tanamkan pada diri sendiri maupun pada bagian keluarga. Biasakan hidup sehat secara fisik dan psikis, supaya Anda pun selalu konsentrasi tiap-tiap hari.

Untuk menanggulangi, kebanyakan si korban akan dipegang oleh beberapa orang dan diajak berkomunikasi sambil dibacakan beberapa doa. Memang penyembuhan berasal dari segi keagamaan merupakan tidak benar satu metode yang ampuh. Oleh karena itu, untuk pencegahannya pun, sebaiknya bersama menambah mutu hidup, tidak benar satunya melalui keimanan.

Banyak perihal yang tidak kita pahami secara logika di dunia ini, namun bukan bermakna mereka tidak ada. Selalu jaga kondisi asumsi dan kebugaran tubuh Anda, Ladies.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*